Berita Baru Klik Di bawah ini

Berita Terbaru Klik di bawah ini

Pages

Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 April 2011

Menuruti Pesan Majikan



Seorang suami yang sangat otoriter namun sangat perhatian sama istrinya mendapat tugas belajar selama setahun di eropa. Seperti biasa sebelum dia pergi, dia selalu mengingatkan para pembantunya untuk mengerjakan tugasnya masing-masing tanpa perlu menunggu perintah darinya.

Berhubung mereka baru mempekerjakan seorang tukang kebun baru, maka dia menjelaskan panjang lebar mengenai tugasnya. Maklum orang baru dari desa, maka agak sedikit sulit untuk membiasakan diri dikota apalagi dengan tugasnya yang agak tidak biasa itu.

Suami : "Kamu mengerti semua tugasmu Paijo?"
Paijo : "Sampun doro"
Suami : "Ya..Saya pergi dulu. Jangan lupa lagi tugasmu ya"
Paijo : "Engge doro"

Setahun kemudian, sang suami pulang dan alangkah terkejutnya dia ketika melihat istrinya sedang hamil. Belum sempat ia berbicara, istrinya sudah langsung membentak.

Istri : "Papaaa...!!! Papa pesan apa sama si Paijo sebelum berangkat!"
Suami : "Eng...eh...anu.. apa yach?"
Istri : "Si Paijo dah berani kurang ajar, kalo lagi hujan!. Katanya, semuanya pesan dari Papa!"
Suami : "Pesan apa? yang mana?
Istri : "Paijo... sini cepat!"
Paijo : "Sampun doro.! Ada apa?"(..bingung..)
Istri : "Paijo dipesen apa sama bapak?"
Paijo : "Anu doro! kata bapak, kalo hujan dan si iyem lagi ga ada, kamu harus cepat angkat baju, dan burungmu masukin kedalam kandang ibu!"
Suami : (..marah..)"Dasar pembantu begok, yang saya suruh kalo hujan dan si iyem lagi ga ada, kandang burungnya diangkat kedalam dan baju ibu kamu masukin"
Iyem : (..Cengengesan..)dalem hati :"Sukurin, makanya perintah doro jangan selalu kamu turutin, kalo saya mau nurutin anak saya sekarang bisa duapuluh"

Istri yang Tidak Terkalahkan



Terdapatlah sepasang suami istri yang punya kebiasaan unik, yaitu selalu menjadikan hal apapun sebagai perlombaan dan persaingan, namun herannya sampai saat inipun semua perlombaan tersebut selalu si istri yang memenangkannya..

Sampai suatu hari sang suami pergi ke dokter. diapun menjelaskan segalanya dan tidak lupa meminta saran, "kira-kira hal apa ya dok, yang bisa dilombakan tapi jelas-jelas saya yang akan memenangkannya??".

Sang dokter sempat beberapa menit berpikir, tidak lama kemudian dia tampak mendapatkan ide cemerlang, "ahh, saya punya ide yang bagus, bagaimana kalau anda mengajak istri anda berlomba siapa yang bisa paling tinggi kencing di tembok?? karena secara logika wanita kalau kencing pasti jongkok kan, sementara kita kaum laki-laki berdiri, sudah pasti anda yang menang" katanya berseri-seri.

"Ah, brilian, benar-benar ide yang brilian. hahahaha, sekaranglah waktunya aku mengalahkan istriku itu" katanya dengan senyum penuh kemenangan.

Sesampainya dirumah, sang suami segera mengutarakan niatnya tadi, mengajak istrinya berlomba "siapa kencing paling tinggi". dengan mantap istrinya langsung menerima tantangan tersebut. tidak lama kemudian perlombaan aneh & mungkin dapat dikatakan tidak penting tersebut dimulai.

Sang istri mendapat kesempatan pertama untuk melakukannya, tidak sungkan-sungkan ia langsung saja menghadap tembok, membuka roknya dan berjongkok, lalu "seeerr, seeeer, seerrr". setelah dihitung secara teliti kencing sang istri mencatatkan 10 centimeter tinggi tembok diatas tanah.

Sang suami pun cengar-cengir merasa kemenangan akan diraihnya. lalu tibalah gilirannya, tanpa ragu-ragu langsung ia berdiri didepan tembok yang sama, kemudian membuka restleting celananya & bersiap untuk mengucurkan "kencing kemenangannya", namun sepersekian sebelum ia mengeluarkannya sang istri berteriak dengan cepat dan lantang, "eiiiiitsss, tangannya gak boleh ikut-ikutan megang dong, kan aku tadi gak pake tangan".

Otomatis kencing sang suami pun malah tidak semilipun mengenai tembok didepannya. wew, kalah lagi deh..

Punya Bapak Berpikiran Jorok



Seorang ayah mempunyai tiga orang anak cewek yang cantik dan populer di kalangan para cowok. Karenanya, setiap malam minggu sang ayah terpaksa harus ekstra waspada mengawasi para cowok yang datang mengajak putrinya kencan.

Begitulah, suatu malam minggu terdengar bel berdering. Sang ayah membuka pintu dan di depannya berdiri seorang cowok yang memperkenalkan diri.

"Nama saya Nanang, ingin menjemput Endang, kami mau berenang, sudah siapkah dia sekarang...?"

Sang ayah meneruskan pesan itu ke belakang dan tak lama kemudian keluarlah Endang untuk pergi berenang dengan pacarnya.

Beberapa saat kemudian bel berdering lagi.

"Namaku Deni," kata cowok di pintu itu mengenalkan diri. "Aku ingin menjemput Susi, kami mau makan spageti, sudah siapkah ia menanti...?"

Sang ayah meneriakkan pesan itu ke belakang dan keluarlah putrinya Susi.

Baru saja si ayah mau duduk di kursi, terdengar lagi bel berdering. Seorang cowok memperkenalkan diri, "Nama saya Sentot. Saya mau menjemput Margot..........."

Sang ayah langsung membanting pintu. "NGGAK BISA, BANGSAAT....!!!"

Membesarkan Payudara



Capek menjawab pertanyaan istrinya tentang penampilannya, seorang lelaki membelikan sebuah cermin besar untuk seluruh badan. Ternyata usahanya itu hanya sedikit saja membantu, si istri gemar bercermin dan kerap bertanya kepada suaminya tentang tubuhnya.

Suatu hari dia merasa payudaranya terlalu kecil.

"Usaplah sela-selanya pakai tisu toilet dua atau tiga kali sehari," kata suaminya. Si istri agak keheranan, tapi dicobanya juga.

Beberapa hari kemudian dia berkata kepada suaminya, "Berapa lama efek usapan tisu itu akan muncul? Kok sampai sekarang nggak ada tanda-tanda pembesaran?"

"Kira-kira butuh satu atau dua tahun," jawab suaminya.

"Kamu yakin?"

"Lha pantatmu itu dulu butuh berapa tahun?"

Cowok Batak Pacaran Dengan Cewek Jawa



Ada seorang pria Batak sedang pacaran dengan seorang wanita Jawa, seperti biasanya orang sedang pacaran ingin bermesraan:

Cowok Batak: "Adik kamu cantik deh sambil mau pegang tangannya si perempuan"

Cewek Jawa : "Ah bang jangan kesusu" (jangan terburu-buru )

Cowok Batak: (Sambil meneruskan ngobrolnya mencoba memegang Pundak sang pacar)

Ceweq Jawa : "Ah bang jangan kesusu" (jangan terburu-buru)

Cowok Batak: "Dik rambut kau indah sekali sambil membelai rambutnya."

Cewek Jawa : "Ah abang jangan kesusu toh"

Cowok Batak: "Eh adik Kau itu perempuan atau anjing sih kok susu kau dimana-mana..." (sambil geram)

Dibohongi Ayah Sendiri



Ayah selalu melihat pekerjaan hasil ualangan anaknya di meja.

Ayah : "Kamu kok tumben dapet nilai 10 ?"

Anak : "Ya..iyalah kan anak bapak kan pinter."

Suatu hari bapaknya tanya lagi

Ayah : "Kemarin dapet 10 sekarang 10 lagi hebat kau nak ?"

Anak : "Ya..iyalah kan cuma hitung-hitungan... gampang. Yah, tadi malam aku lihat ayah dan emak kok bugil , malahan ayah diatasnya emak.

Ayah : "Oh itu ayah nyoba mak kuat apa gak kaloo banyak beban hidup."

Anak : "???!!!!????"

Materi Kuliah Tentang Seks



Begitu kembali dari sekolah, Richard seorang anak lelaki melaporkan kepada Ayahnya bahwa hari itu mereka mendapat kuliah-kuliah mengenai seks.

Ayah : "Lalu apa saja yang dikuliahkan kepada kalian ?"

Richard : "Pertama-tama, yang memberi kuliah adalah Bapak Pendeta, yang menerangkan kepada kami tentang 'Mengapa' kami tidak boleh melakukannya."

Ayah : "Lalu..?"

Richard : " Lalu yang ke dua Bapak Dokter, yang menerangkan kepada kami 'Bagaimana' kami tidak boleh melakukannya. "

Ayah : "Lalu..?"

Richard : "Lalu yang terakhir ialah Bapak Kepala Sekolah, yang menerangkan kepada kami 'Di mana' kami tidak boleh melakukannya."

Rabu, 20 April 2011

Mahasiswa Psikologi Menyamar Di Sebuah Bar



Seorang gadis, hitam manis, duduk di sebuah bar...

"Permisi, boleh saya mentraktir anda minum?", tawar seorang laki-laki muda menghampirinya.

"Apa? Ke hotel?", teriak si gadis.

"Bukan, bukan. Jangan salah paham. Saya hanya menawari minuman..."

"Kau meminta aku menemanimu ke hotel?" teriak si gadis lebis keras. Merasa ditolak, dengan perasaan malu, laki2-laki muda itu beringsut dan duduk di sudut ruangan.

Semua orang di bar menatap laki-laki itu dengan sinis dan mencibir.

Beberapa menit kemudian, si gadis menghampiri si laki-laki muda itu. "Maafkan saya. Saya sedang menyamar. Sebenarnya, saya adalah seorang mahasiswa psikologi yang sedang mempelajari tingkah laku manusia di situiasi yang tidak dikehendakinya."

Silaki-laki menatap dengan tampang dingin. Kemudian berteriak dengan amat kerasnya, "Berapa? Dua ratus ribu??!!!?"

Benda Mengandung Susu

Di sebuah Sekolah Dasar kelas Tiga, seorang guru sedang memberikan sebuah pertanyaan pada muridnya.

"Anton, sebutkan lima benda yang mengandung susu ?", tanya seorang guru pada muridnya pada jam Pelajaran IPA.

"Keju, Mentega, Es Krim, Krim Coklat untuk Kue Tart dan Bu Guru. "

??!!#$$$%

Lupa Tidak Pakai Celana



Di sebuah desa tinggal sepasang kekasih. Sang gadis sedih, sebab setiap kekasihnya datang apel selalu menggunakan sarung, maklum di desa.

Akhirnya gadis itu mengutarakan kesedihannya : "Mas, kalau datang ke rumah, jangan pakai sarung dong....malu kan sama Bapak."

Akhirnya sang kekasih menyanggupi : "Iya, besok Mas mau beli bahan celana."

Sesudah beli bahan celana, pemuda itu ketukang jahit untuk menjahitkan bahan celananya.

Pada hari yang dijanjikan, pemuda itu kembali ke tukang jahit untuk mengambil celananya yang sudah jadi. Masih ada sisa bahan 1/2 meter lagi. Dibawa pulang saja yaaa.

Pemuda itu senang, jadi juga celananya, pikirnya. Dia pulang, dan sore harinya langsung apel ke rumah sang kekasih untuk pamer celana barunya. Dia gunakan celana itu. Tapi karena kebiasaan, dia juga tetap menggunakan sarungnya.

Ditengah perjalanan, sang pemuda sakit perut. Karena tidak tahan, akhirnya dia ke WC umum.

Segera setelah selesai buang hajat,dia buru-buru menggunakan sarungnya dan lupa menggunakan celana barunya.

Ketika tiba di rumah sang kekasih, si gadis berkata : "Lho...Mas, kok masih pake sarung, katanya mau pake celana baru."

Dengan cekatan sipemuda mengangkat sarungnya sambil berkata : "Hhmm...lihat, Mas pake celana baru."

Seketika si gadis menjerit : "Ihhh....panjang amat..."

Dengan tersenyum bangga si pemuda menjawab : "Iya nih.....panjang. Dirumah juga masih ada 1/2 meter lagi......"

Waauuuwwww......!!!!

Partisipasi dari Teman-teman



Tak terkira betapa bahagianya Bapak Jonny mengetahui bahwa isterinya sedang hamil. Karena ia baru saja pulang dari Amerika.

Bapak Jonny : "Dik, aku tak menyangka secepat itu kamu hamil, berarti sebentar lagi kita bakal punya anak."

Ibu Jonny : "Ah, ini kan semua berkat partisipasi teman-temanmu saat kamu pergi keluar kota, Mas !"

Pertandingan Sepakbola Arab Vs Indonesia



Pada suatu pertandingan sepak bola antara Arab melawan Indonesia nampak pesepak bola Arab yang baru pertama kali tampil di depan umum.

Dan ketika dia melonjak, langsung para penonton memberi tepuk tangan yang meriah. Dia pun semakin girang dan kencang melompat.

Bukk!!! Tiba-tiba dia terjatuh!!! Pingsan!!! Rekan se-tim langsung merubunginya tak terkecuali sang pelatih yang ikut penasaran.

Tim Medis segera memeriksanya.

Tidak ada gejala penyakit apapun!!!??

Tiba-tiba dari sisi luar lapangan kameramen meneriakki mereka sambil nahan ketawa.

Setelah di replay ternyata ada kesalahan saat meloncat tadi.

Sudah jadi kebiasaan orang arab pakai jubah dan tak bercelanadalam.

Jadi, tumit kakinya yang bersepatunya menyambar anunya yang gondal-gandul hingga pingsan.....

Pertandingan Sepakbola Arab Vs Indonesia



Pada suatu pertandingan sepak bola antara Arab melawan Indonesia nampak pesepak bola Arab yang baru pertama kali tampil di depan umum.

Dan ketika dia melonjak, langsung para penonton memberi tepuk tangan yang meriah. Dia pun semakin girang dan kencang melompat.

Bukk!!! Tiba-tiba dia terjatuh!!! Pingsan!!! Rekan se-tim langsung merubunginya tak terkecuali sang pelatih yang ikut penasaran.

Tim Medis segera memeriksanya.

Tidak ada gejala penyakit apapun!!!??

Tiba-tiba dari sisi luar lapangan kameramen meneriakki mereka sambil nahan ketawa.

Setelah di replay ternyata ada kesalahan saat meloncat tadi.

Sudah jadi kebiasaan orang arab pakai jubah dan tak bercelanadalam.

Jadi, tumit kakinya yang bersepatunya menyambar anunya yang gondal-gandul hingga pingsan.....

Sama-Sama Pelupa



Harto adalah seorang suami yang sering 'Jajan' di komplek lokalisasi. Suatu malam ketika ia selesai kencan dengan isterinya sendiri, Harto langsung menyerahkan uang lima puluh ribu kepada sang isteri dan buru-buru mengenakan celana panjang.

Saat sang isteri pergi ke kamar mandi, Harto baru sadar bahwa kebiasaan itu hanya berlaku untuk seorang pelacur yang melayaninya, bukan untuk sang isteri.

"Celaka ! Pasti isteriku akan tahu kalau aku sering jajan di tempat begituan?!" gumam Harto dengan cemas.

Ia tak punya alasan untuk menarik kembali uangnya itu.

Tapi ketika sang isteri keluar dari kamar mandi, ternyata ia langsung di dekati oleh sang isteri yang berwajah berang.

Sang isteripun membentaknya: "Hei, kurang nich! Biasanya seratus ribu, kenapa kau kasih cuma lima puluh
ribu?!"

Harto : "Biasanya... ?!"

"Oh, hmm, eeh... anu... maksudku..." sang isteripun gugup dan pucat sekali.

Mengintip Malam Pertama



Pada suatu keluarga Betawi dikawinkanlah tiga anak perempuannya secara bersamaan, setelah acara perhelatan selesai tibalah malam pertama dan tentunya masuk kamarlah ketiga pengantin baru tersebut. Dengan maksud untuk mengetahui keharmonisan ketiga anak perempuannya, dilakukan pengecekan pada tengah malamnya.

Di depan pintu kamar anak tertuanya terdengar suara lembut mendayu-dayu.

"Wah, bu ternyata anak pertama kita bertipe 'romantis'" kata bapak kepada ibunya menarik kesimpulannya.

Di depan pintu kedua terdengan suara gaduh. "Anak kedua ketiga kita bertipe 'agresif' rupanya," kata si bapak.

Setelah sampai di pintu ke tiga, tidak terdengar suatu suara pun, ditunggu lima, sepuluh, setengah jam tetap sunyi. "Wah kok tidak terdengar apa-apanya bu, bagaimana kalau kita intip saja?" kata bapak.

Si ibu dengan penasaranpun langsung mengiyakan ajakan si bapak.

Pada saat yang bersamaan dari dalam terdengar suara tersedak anak perempuannya : "Aah fafaf fagi fenak-fenak fok fiintif."

Tidak Perlu Menggunakan Bra



Seorang tamu yang rada sombong bernama Sapto habis berkencan dengan Joice seorang perempuan malam. Sapto masih memperhatikan Joice saat mengenakan bra pada dadanya yang datar dan kempes itu.

Sapto : "Untuk apa kau mengenakan bra, toh tidak ada yang perlu kau bungkus di balik bra itu?!"

Joice dengan sewotnya menjawab : "Usil amat mulutmu. Saat kau mengenakan celana dalam tadi, aku tidak bilang kalau hal itu sia-sia juga karena tak ada yang perlu kau bungkus di balik celana dalammu itu?!"

Ingin Berpacaran dengan Bule



Rani adalah seorang yang sangat tergila-gila dengan cowok bule. Setiap hari ia mengimpikan untuk dapat berpacaran dan melampiaskan fantasinya dengan tipe cowok idamannya itu. Suatu malam Ia bertemu seorang lelaki bule yang gagah perkasa. Merasa mendapatka impiannya Rani membawanya ke rumah. Sesampainya dirumah, mereka langsung menuju kamar.

Rani : "Nah, sekarang kita sudah dikamar saya, tolong bukakan semua pakaian saya."

Setelah lelaki itu membukakan semua pakaiannya, kemudian Rani berkata lagi : "Maukah kamu mengikat kedua tangan saya ditepi tempat tidur dan lakukan apa yang Kamu mau."

Kemudian Si bule tersebut melihat seluruh ruangan dan kemudian mengambil semua perhiasan Rani dan meninggalkannya terikat di tepi tempat tidur.

Menghadapi Cewek di Ranjang



Sinta kesal pada pacarnya Andi, yang duduk di sampingnya dan kelihatan gugup sekali.

"Huh, gimana ini kamu Andi" keluh Sinta.

"Katamu selama ini kamu sudah biasa bermain di ranjang dengan bermacam-macam wanita. Tapi mana buktinya? Sekarang kamu cuma bisa bingung..."

"Ini lain." kata Andi membela diri.

"Selama ini saya nggak pernah sendirian menghadapi cewek di ranjang." kata Andi lagi.

"?????!!!"

Tidak Sempat Bulan Madu



Setelah berbulan madu keliling dunia. Vina ditanyai oleh Susi sahabat karibnya tentang keindahan bulan madunya.

"Bagaimana kesanmu berbulan madu keliling dunia? Mengesankan, bukan?"

"Apanya yang mengesankan! Justru menyedihkan!"

"Lho, kok menyedihkan?!"

"Suamiku hobby belanja. Jadi di setiap negara dia beli ini-itu, sampai hotel sudah capek langsung tidur. Aku malah tak sempat menikmati malam pertamaku!"

Melihat Sifat dari Cara Masuk Kamar



Joni : "Seorang wanita penjual sex dapat di ketahui sifatnya dari apa yang di lakukannya begitu masuk kamar."

Amran : "Jika masuk kamar langsung melepas pakaian?"

Joni : "Ia bersifat terbuka, jujur dan sangat menyukai keterbukaan."

Amran : "Jika masuk kamar langsung telentang di ranjang?"

Joni : "Pertanda ia bersifat malas, tidak mau capek, maunya nikmat sendiri."

Amran : "Jika begitu masuk kamar langsung mematikan lampu?"

Joni : "Sifatnya licik, suka mengadakan hubungan gelap."

Amran : "Jika masuk kamar langsung berguling-guling di ranjang?"

Joni : "Berarti ia terserang penyakit epilepsi alias ayan!"